Sabtu, 04 Februari 2012

2 Headed Shark Attack (2012) DVDRip 350MB Mediafire Movies

2 Headed Shark Attack (2012) DVDRip 350MB Rating (imdb):
5.3/10
 from 17 users 
Release Date: Movie 2012
Genre: Movie Action,Horror,Sci-Fi
Stars: Carmen Electra, Charlie O'Connell and Brooke Hogan
Quality: Movie DVDRip
Encoder: Kid@loadzoom
Runtime: 01 : 27 : 01
Subtitle: Search !




DownLoad Movies Free

 

If the link died. Please comment below
 
 
 
 

Jumat, 03 Februari 2012

Ajaib, 3 KG Cacing Pita Berada di Perut Seorang Bocah




Di salah satu RS di Bandung Datang seorang bocah berusia sekitar 10 tahun ke UGD RS tsb dengan keluhan tidak bisa buang air besar alias BAB selama 4 hari.. Perut penderita udah kembung & terlihat besar...

Diagnosa sementara adalah Ileus Obstruktif ( Sumbatan di Usus Halus) Langsung aja kita persiapkan operasi karena emang satu2nya jalan adalah dengan pembedahan. Setelah anastesi berjalan, dibukalah perut anak itu, ternyata.....





Setelah operasi selesai, keluarga pasien dipanggil.

Begitu tau tentang kondisi anaknya, respon sang ayah ternyata gaq disangka2 : “Oh itu mah udah biasa Dok, anak saya udah beberapa kali dikasih obat cacing, kalo berak gak tuh keluar t*i-nya, keluarnya cacing semua. Udah sering itu Dok”..
Dalam hati gw : Gila nih bapak, anak BAB cacing udah biasa…

Ini pelajaran yang penting banget

Di Indonesia ternyata kasus semacam ini masih aja terjadi..

Bukti bahwa kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan sangatlah rendah..

Setelah sakit baru mereka sadar kalo kesehatan itu sangatlah mahal.. Atas Permintaan Juragan2 Sekalian, gw tambahin penjelasan.. Penyakit Cacingan / Askariasis :
Penjelasan ttg Cacingan / Askariasis

Askariasis adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh cacing gelang Ascaris lumbricoides. Askariasis adalah penyakit kedua terbesar yang disebabkan oleh makhluk parasit.

Hospes atau inang dari Askariasis adalah manusia. Di manusia, larva Ascaris akan berkembang menjadi dewasa dan menagdakan kopulasi serta akhirnya bertelur. Penyakit ini sifatnya kosmopolit, terdapat hampir di seluruh dunia. Prevalensi askariasis sekitar 70-80
Etiologi
Cacing jantan berukuran sekitar 10-30 cm, sedangkan betina sekitar 22-35 cm. Pada cacing jantan ditemukan spikula atau bagian seperti untaian rambut di ujung ekornya (posterior). Pada cacing betina, pada sepertiga depan terdapat bagian yang disebut cincin atau gelang kopulasi.

Cacing dewasa hidup pada usus manusia. Seekor cacing betina dapat bertelur hingga sekitar 200.000 telur per harinya. Telur yang telah dibuahi berukuran 60 x 45 mikron. Sedangkan telur yang tak dibuahi, bentuknya lebih besar sekitar 90 x 40 mikron. Telur yang telah dibuahi inilah yang dapat menginfeksi manusia.

Siklus
Pada tinja penderita askariasis yang membuang air tidak pada tempatnya dapat mengandung telur askariasis yang telah dubuahi. Telur ini akan matang dalam waktu 21 hari. bila terdapat orang lain yang memegang tanah yang telah tercemar telur Ascaris dan tidak mencuci tangannya, kemudian tanpa sengaja makan dan menelan telur Ascaris.
Telur akan masuk ke saluran pencernaan dan telur akan menjadi larva pada usus. Larva akan menembus usus dan masuk ke pembuluh darah. Ia akan beredar mengikuti sistem peredaran, yakni hati, jantung dan kemudian di paru-paru.

Pada paru-paru, cacing akan merusak alveolus, masuk ke bronkiolus, bronkus, trakea, kemudian di laring. Ia akan tertelan kembali masuk ke saluran cerna. Setibanya di usus, larva akan menjadi cacing dewasa.

Cacing akan menetap di usus dan kemudian berkopulasi dan bertelur. Telur ini pada akhirnya akan keluar kembali bersama tinja. Siklus pun akan terulang kembali bila penderita baru ini membuang tinjanya tidak pada tempatnya.
Diagnosis
Diagnosis askariasis dilakukan dengan menemukan telur pada tinja pasien atau ditemukan cacing dewasa pada anus, hidung, atau mulut.

Gejala Klinis
Gejala klinis akan ditunjukkan pada stadium larva maupun dewasa.

Pada stadium larva, Ascaris dapat menyebabkan gejala ringan di hati dan di paru-paru akan menyebabkan sindrom Loeffler. Sindrom Loeffler merupakan kumpulan tanda seperti demam, sesak nafas, eosinofilia, dan pada foto Roentgen thoraks terlihat infiltrat yang akan hilang selama 3 minggu.

Pada stadium dewasa, di usus cacing akan menyebabkan gejala khas saluran cerna seperti tidak nafsu makan, muntah-muntah, diare, konstipasi, dan mual. Bila cacing masuk ke saluran empedu makan dapat menyebabkan kolik atau ikterus. Bila cacing dewasa kemudian masuk menembus peritoneum badan atau abdomen maka dapat menyebabkan akut abdomen.
Pengobatan
Pengobatan askariasis dapat digunakan obat-obat sepreti pirantel pamoat, mebendazol, albendazol, piperasin.

Pencegahan
Di Indonesia, prevalensi askariasis tinggi, terutama pada anak-anak. Penyakit ini dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan yang baik. Pemakaian jamban keluarga dapat memutus rantai siklus hidup Ascaris lumbricoides ini.

Tau g ? cacing pita itu bisa tumbuh 5 meter di tubuh agan ! agan pasti ngga nyangka kalo cacing sebesar itu di tubuh agan ,cacing pita bisa bertahan hingga 10 - 20 tahun di tubuh agan ,ada kok obat buat keluarin cacing pita tanpa operasi

penting ,Tau g ? cacing pita itu bisa tumbuh 5 meter di tubuh agan ! agan pasti ngga nyangka kalo cacing sebesar itu di tubuh agan ,cacing pita bisa bertahan hingga 10 - 20 tahun di tubuh agan ,ada kok obat buat keluarin cacing pita tanpa operasi ,Yang sering makan daging babi pasti ada Cacingnya gan..

 

Haid, Penyebab dan Cara Mengetahui Siklus Haid Normal




Tentang menstruasi - haid normal

Setiap wanita harus tahu tentang
haid dan siklus haid. Temukan fakta-fakta tentang haid normal termasuk ketika Anda mengharapkan untuk periode pertama, apa yang terjadi selama haid, apa yang harus Anda tahu tentang produk perlindungan, kebersihan pribadi, dan hal penting lainnya.

Apakah haid?
Haid adalah siklus (= putaran) terjadinya pendarahan yang terjadi mendekati masa remaja pada perempuan. Biasanya, periode pertama terjadi sekitar usia 12 atau 13. Namun, beberapa anak perempuan mulai mengalami masa haid pada usia 8 atau 9 tahun, sedangkan yang lain mungkin lebih lama, sekitar umur 15 atau 16 tahun. Jika haid tidak terjadi pada saat seorang gadis sudah mencapai usia 16, sebaiknya ia segera menghubungi dokter untuk evaluasi. Haid biasanya dimulai sekitar 2 1 / 2 tahun setelah payudara gadis mulai berkembang, dan berkenaan dengan perkembangan pinggang dan rambut di sekitar vagina.

Setelah
haid dimulai, maka haid terus berlangsung sampai menaupose (= mati haid) saat seorang perempuan berusia sekitar 50 tahun saat siklus haid berhenti. Haid juga akan berhenti sementara selama terjadi kehamilan. Hormonal kontrasepsi juga menghentikan haid normal dan dapat digunakan untuk menghentikan selamanya atau sampai kehamilan yang diinginkan. Jika haid tidak terjadi untuk alasan lainnya, berarti ada gangguan siklus menstruasi.

Sebagian besar gadis atau wanita mempunyai
siklus haid yang dapat diprediksikan terjadinya dan tanpa masalah. Namun, jika sesuatu tidak berjalan baik - bila Anda mengalami pendarahan berat atau berlebihan, bila masa haid tidak diharapkan terjadi saat ini, bila ada gejala fisik atau emosi selama bulan sebelum haid, atau jika Anda mengalami sakit atau gejala lainnya - Anda memiliki gangguan siklus haid. Penyebab haid tidak lancar dapat disebabkan oleh faktor stres, sakit, olahraga, makanan dan nutrisi, bekerja, keluarga, dan masalah relasi.
Apa yang menyebabkan siklus haid = menstruasi?

Sistem kelenjar
endokrin menghasilkan hormon yang bekerja sama dengan organ reproduksi yang mengakibatkan haid dan siklus haid ketika pembuahan pada sel telur tidak terjadi. Sistem kelenjar endokrin menghasilkan hormon yang mengatur berbagai fungsi tubuh seperti tingkat gula darah, metabolisme, dan reproduksi.Cara mengetahui haid normal

Rata-rata
siklus haid adalah 28 hari dan rata-rata wanita haid sekitar lima sampai tujuh hari pada setiap siklus. Hari pertama atau Hari 1, dari siklus haid adalah hari pertama setiap pendarahan terjadi, meskipun hanya spotting. Sebaiknya Anda menggunakan kalender untuk melacak siklus haid Anda. Melacak waktu dan gejala yang terjadi selama siklus haid dapat membantu dokter Anda untuk mendiagnosa masalah yang mungkin terjadi.Tips berkenaan dengan haid dan sebaiknya anda segera mengkonsultasikan pada dokter jika :

1. Memiliki siklus haid tidak teratur, banyak, atau jenis perdarahan tidak normal
2. Mengalami kram parah selama haid yang tidak sembuh oleh obat, atau mengalami sakit panggul yang tidak terkait dengan haid
3. Tidak memiliki periode
4. Memiliki siklus haid yang kurang dari 21 hari, atau lebih dari 35 hari
5. Segala sesuatu tentang masa, atau siklus haid, yang tidak normal

Senin, 30 Januari 2012

TENTANG SAYA


Assalamualaikum gan, perkenalkan nic identity gw
Nama  : Andre Ibrahim,Amk
TTL    : Sapat/ 09/juli/1989
Suku   :  Jabar
Angkatan  : Univ Abdurab 2010
gol darah  :  B+

hobi  : tidur, ngumpul, makan2, malas malasn, sambil baca2, nyisir rambut, shoping, nge gym...
sifat  : kata orang sech pendiam gan tertutup abizzz , hehe :)



poto ama pacar n sodara gw dedi




foto sama ortu







Chikungunya



Chikungunya adalah sejenis demam virus yang disebabkan alphavirus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk dari spesies Aedes aegypti. Namanya berasal dari sebuah kata dalam bahasa Makonde yang berarti "yang melengkung ke atas", merujuk kepada tubuh yang membungkuk akibat gejala-gejala arthritis penyakit ini.

Pengertian Chikungunya

Chikungunya berasal dari bahasa Swahili berdasarkan gejala pada penderita, yang berarti (posisi tubuh) meliuk atau melengkung, mengacu pada postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat (arthralgia). Nyeri sendi ini menurut lembar data keselamatan (MSDS) Kantor Keamanan Laboratorium Kanada, terutama terjadi pada lutut, pergelangan kaki serta persendian tangan dan kaki. Selain kasus demam berdarah yang merebak di sejumlah wilayah Indonesia, masyarakat direpotkan pula dengan kasus Chikungunya. Gejala penyakit ini termasuk demam mendadak yang mencapai 39 derajat C, nyeri pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang yang disertai ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit. Terdapat juga sakit kepala, conjunctival injection dan sedikit fotofobia.
Penyakit ini biasanya dapat membatasi diri sendiri dan akan sembuh sendiri. Perawatan berdasarkan gejala disarankan setelah mengetepikan penyakit-penyakit lain yang lebih berbahaya.

Penyebab Chikungunya

Penyebab penyakit ini adalah sejenis virus, yaitu Alphavirus dan ditularkan lewat nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang sama juga menularkan penyakit demam berdarah dengue. Meski masih "bersaudara" dengan demam berdarah, penyakit ini tidak mematikan. Penyakit Chikungunya disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Apakah penyakit ini juga disebabkan virus dengue? Lalu, apa bedanya dengan DBD dan bagaimana membedakannya? Penyakit Chikungunya disebabkan oleh sejenis virus yang disebut virus Chikungunya. virus Chikungunya ini masuk keluarga Togaviridae, genus alphavirus. Sejarah Chikungunya di Indonesia Penyakit ini berasal dari daratan Afrika dan mulai ditemukan di Indonesia tahun 1973.

Chikungunya di Indonesia

Penyakit ini pertama sekali dicatat di Tanzania, Afrika pada tahun 1952, kemudian di Uganda tahun 1963. Di Indonesia, kejadian luar biasa (KLB) Chikungunya dilaporkan pada tahun 1982, Demam Chikungunya di Indonesia dilaporkan pertama kali di Samarinda pada tahun 1973[1], kemudian berjangkit di Kuala Tungkal, Martapura, Ternate, Yogyakarta (1983), Muara Enim (1999), Aceh dan Bogor (2001). Sebuah wabah Chikungunya ditemukan di Port Klang di Malaysia pada tahun 1999, selanjutnya berkembang ke wilayah-wilayah lain. Awal 2001, kejadian luar biasa demam Chikungunya terjadi di Muara Enim, Sumatera Selatan dan Aceh. Disusul Bogor bulan Oktober. Setahun kemudian, demam Chikungunya berjangkit lagi di Bekasi (Jawa Barat), Purworejo dan Klaten (Jawa Tengah). Diperkirakan sepanjang tahun 2001-2003 jumlah kasus Chikungunya mencapai 3.918 jiwa dan tanpa kematian yang diakibatkan penyakit ini

Gejala penderita Chikungunya

Gejala utama terkena penyakit Chikungunya adalah tiba-tiba tubuh terasa demam diikuti dengan linu di persendian. Bahkan, karena salah satu gejala yang khas adalah timbulnya rasa pegal-pegal, ngilu, juga timbul rasa sakit pada tulangtulang, ada yang menamainya sebagai demam tulang atau flu tulang. Gejala-gejalanya memang mirip dengan infeksi virus dengue dengan sedikit perbedaan pada hal-hal tertentu. virus ini dipindahkan dari satu penderita ke penderita lain melalui nyamuk, antara lain Aedes aegypti. virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini akan berkembang biak di dalam tubuh manusia. virus menyerang semua usia, baik anak-anak maupun dewasa di daerah endemis. Secara mendadak penderita akan mengalami demam tinggi selama lima hari, sehingga dikenal pula istilah demam lima hari. Pada anak kecil dimulai dengan demam mendadak, kulit kemerahan. Ruam-ruam merah itu muncul setelah 3-5 hari. Mata biasanya merah disertai tanda-tanda seperti flu. Sering dijumpai anak kejang demam. Pada anak yang lebih besar, demam biasanya diikuti rasa sakit pada otot dan sendi, serta terjadi pembesaran kelenjar getah bening. Pada orang dewasa, gejala nyeri sendi dan otot sangat dominan dan sampai menimbulkan kelumpuhan sementara karena rasa sakit bila berjalan. Kadang-kadang timbul rasa mual sampai muntah. Pada umumnya demam pada anak hanya berlangsung selama tiga hari dengan tanpa atau sedikit sekali dijumpai perdarahan maupun syok. Bedanya dengan demam berdarah dengue, pada Chikungunya tidak ada perdarahan hebat, renjatan (shock) maupun kematian


Referensi


Gambaran Pengetahuan Ibu Post Sectio Caesaria Tentang Pemberian Kolostrum

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang
Garis Besar Haluan Negara (GBHN) tahun 1994-2004 dan Program Pembangunan Nasional (PROPERNAS) mengamanatkan bahwa pembangunan diarahkan untuk meningkatkan mutu sumberdaya manusia (SDM). Modal dasar pembentukan manusia berkualitas dimulai sejak bayi dalam kandungan disertai dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) sejak usia dini, terutama pemberian ASI kepada bayi sejak lahir berusia empat bulan Universal Children Foundation (UNICEF), bahkan saat ini dianjurkan sampai usia 6 bulan.

Melihat begitu pentingnya ASI, maka sangat disayangkan bahwa kenyataannya penggunaan ASI belum seperti yang diharapkan.  Meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah, tetapi pencapaian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, yaitu 52% ibu memberikan ASI eksklusif empat bulan dan 47% pemberian ASI eksklusif enam bulan (Depkes RI, 2001).  Survei Demokrasi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2003 menunjukkan bahwa hampir semua bayi (96,3%) di Indonesia pernah mendapatkan ASI, namun hanya sebanyak 38% bayi baru lahir mendapat kolostrum pada hari pertama.   Pada hal kolostrum yang diproduksi hari pertama sangat bai untuk bayi memberikan daya tahan terhadap penyakit infeeksi serta memberi rangsangan untuk produksi ASI kepada ibu (Setyowati dan Budiarso, 1998).
Untuk Provinsi Lampung, cakupan ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan adalah 41,4% atau 66.730 dari jumlah bayi sebanyak 161.154 bayi (Dinkes Provinsi Lampung, 2007).
Pemberian ASI semaksimal mungkin merupakan kegiatan penting dalam pemeliharaan anak untuk persiapan penerus di masa depan, dan sangat diperlukan bayi pada masa perkembangannya.  ASI merupakan makanan terbaik yang dapat diberikan ibu pada anaknya.  Selain komposisinya yang sesuai dengan bayi, ASI mengandung zat pelindung yang dapat menghindarkan bayi dari berbagai infeksi.  Pemberian ASI juga mempengaruhi emosional antar ibu dan anak serta perkembangan jiwa sang anak, dapat menjarangkan kehamilan, serta memiliki keunungan ekonomis (Jellife dan Laurence, 1989).
Berbagai faktor yang mempengaruhi ibu dalam memberikan kolostrum pada bayi seperti tingkat pendidikan, pengetahuan, sosial dan ekonomi.  Kolostrum mengandung antibodi yang sangat kuat untuk mencegah infeksi dan memberikan perlindungan yang baik terhadap hampir semua bakteri dan virus pada bayi.  Kolostrum juga kaya akan faktor pertumbuhan yang merangsang usus halus bayi yang belum matang dan menyiapkan usus halus untuk mencerna dan menyerap susu matang atau matur, serta mencegah penyerapan bahan yang belum tercerna yang dapat menimbulkan alergi.
Bagi bayi yang tidak diberikan kolostrum kemungkinan untuk terkena infeksi lebih tinggi, terutama terhadap kuman penyebab gastroentritis dan radang tenggorokan.  Program pemerintah untuk meningkatkan partisipasi ibu dalam pemberian ASI sedini mungkin adalah juga merupakan program dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala Tulang Bawang, karena berbagai faktor program laktasi di RSUD Menggala Kabupaten Tulang Bawang belum berjalan sebagaimana mestinya terutama pada bayi dengan tindakan Sectio Caesaria (SC).
Hasil pra survei di RSUD ZZZ pada bulan Januari-Desember 2007 ditemukan 98 persalinan dengan SC, dan dari jumlah tersebut 80% ibu sadar dalam waktu tidak lebih dari 4 jam.  Namun pemberian kolostrum pada ibu dengan SC hanya 38%, selebihnya diberi susu formula (RSUD Menggala, 2007). 
Berdasarkan latar belakang dan fenomena tersebut di atas, peneliti sangat tertarik untuk meneliti tentang “Gambaran pengetahuan ibu Post Sectio Caesaria tentang pemberian kolostrum di Ruang Kebidanan ZZZ

1.2   Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, penulis mendeskripsikan data yang merupakan identifikasi masalah, yaitu dari 98 ibu post sectio caesaria di Ruang Kebidanan ZZZ, hanya 38% yang memberikan kolostrum pada bayinya.

1.3    Masalah dan Permasalahan
1.3.1        Masalah
Masalah dalam penelitian ini adalah pemberian kolostrum dengan ibu post SC di Ruang Kebidanan ZZZ hanya 38% disebabkan ibu belum mengetahui tentang kolostrum.
1.3.2        Permasalahan
1.3.2.1  Bagaimanakah gambaran pengetahuan ibu post sectio caesaria tentang pengertian kolostrum di Ruang Kebidanan ZZZ?
1.3.2.2  Bagaimanakah gambaran pengetahuan ibu post sectio caesaria tentang tujuan kolostrum di Ruang Kebidanan ZZZ?
1.3.2.3  Bagaimanakah gambaran pengetahuan ibu post sectio caesaria tentang manfaat kolostrum di Ruang Kebidanan ZZZ?
1.3.2.4  Bagaimanakah gambaran pengetahuan ibu post sectio caesaria tentang kandungan kolostrum di Ruang Kebidanan ZZZ?

1.4   Tujuan Penelitian

1.4.1        Tujuan Umum
Diketahuinya gambaran pengetahuan ibu post sectio caesaria tentang pemberian kolostrum pada bayi yang baru lahir di Ruang Kebidanan ZZZ.
1.4.2        Tujuan Khusus
1.4.2.1  Diperolehnya gambaran pengetahuan ibu post sectio caesaria tentang pengertian kolostrum di Ruang Kebidanan ZZZ.
1.4.2.2  Diperolehnya gambaran pengetahuan ibu post sectio caesaria tentang tujuan kolostrum di Ruang Kebidanan ZZZ.
1.4.2.3  Diperolehnya gambaran pengetahuan ibu post sectio caesaria tentang manfaat kolostrum di Ruang Kebidanan ZZZ.
1.4.2.4  Diperolehnya gambaran pengetahuan ibu post sectio caesaria tentang kandungan kolostrum di Ruang Kebidanan ZZZ.

1.5   Manfaat Penelitian
Dari penelitian yang dilakukan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang terkait, antara lain:

1.5.1        Bagi Institusi Pendidikan
Sebagai sumbangan pemikiran dan sebagai masukan bidan atau tenaga kesehatan RSUD Menggala, sehingga dapat memberikan penatalaksanaan yang terbaik bagi pasien dengan tindakan SC yang berhubungan dengan pemikiran kolostrum pada bayi.

1.5.2        Bagi Peneliti Lain
Dapat dijadikan bahab perbandingan untuk melakukan penelitian lain atau serupa, berkaitan dengan kolostrum dan dapat disempurnakan lagi.

1.5.3        Bagi Peneliti
Dapat memberikan gambaran informasi tentang pemberian kolostrum pada ibu SC dan dapat menambah wawasan keilmuan.

1.6   Ruang Lingkup Penelitian
Penelitian ini adalah deskriptif yang dilakukan pada ibu post Sectio Caesaria yang dirawat di Ruang Kebidanan RSUD ZZZ, variabel yang diteliti adalah pengetahuan ibu tentang pemberian kolostrum yang meliputi; pengertian, tujuan, manfaat, dan kandungan kolostrum.  Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2008.

IntenseDebate Comments - Last 5